berdasarkan pesan dan permintaan pengguna dalam 24 jam terakhir
Statistik gangguan Niagahoster
- Email: cs@niagahoster.co.id
- Situs web resmi: https://www.niagahoster.co.id
- X: https://x.com/niagahoster
- LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/niagahoster
- YouTube: https://www.youtube.com/c/Niagahoster
- TikTok: https://www.tiktok.com/@niagahoster
Hal pertama yang perlu dicek adalah status domain dan hosting di Dasbor cPanel. Pastikan periode aktif masih berlaku. Masalah umum lainnya adalah file index (seperti index.html atau index.php) di folder public_html rusak, hilang, atau namanya tidak tepat. Coba akses file lain di folder yang sama untuk memastikan server merespons. Periksa juga pengaturan DNS di zona editor; pastikan record A mengarah ke IP server yang benar. Kesalahan konfigurasi file .htaccess sering jadi penyebab error 500 atau 403. Coba rename file ini untuk sementara (misal jadi .htaccess_old) dan lihat apakah situs kembali normal.
Pastikan Anda menggunakan kombinasi username dan password yang tepat. Jika lupa, gunakan fitur 'Lupa Password'. Browser yang menyimpan data login kadaluarsa juga bisa jadi masalah. Coba hapus cache dan cookie browser, atau gunakan mode penyamaran (incognito). Blokade sementara dari sistem keamanan karena terlalu banyak percobaan login gagal bisa terjadi. Tunggu 15-30 menit sebelum mencoba lagi atau hubungi tim dukungan untuk reset akses. Masalah juga bisa berasal dari ekstensi browser yang mengganggu; coba nonaktifkan sementara.
-Lakukan optimasi gambar sebelum upload; gunakan format WebP atau kompresi.
-Periksa dan nonaktifkan plugin atau tema WordPress yang tidak diperlukan.
-Aktifkan cache di level aplikasi (plugin cache WordPress) dan di cPanel (misal, LiteSpeed Cache).
-Cek resource usage di cPanel; tren mendekati limit bisa memperlambat situs.
-Gunakan tool seperti GTmetrix untuk analisis lebih lanjut; seringkali masalah ada pada kode pihak ketiga.
Batasan ukuran file upload di cPanel biasanya sekitar 200-500MB. Untuk file lebih besar, gunakan FTP client seperti FileZilla. Pastikan kuota disk tidak penuh. Periksa juga izin (permissions) folder tujuan; setel ke 755 untuk folder dan 644 untuk file. Jika upload terputus di tengah, kemungkinan koneksi internet tidak stabil atau timeout setting di PHP terlalu rendah.
Periksa konfigurasi di mail client (Outlook, Thunderbird); pastikan menggunakan pengaturan SMTP dengan port dan enkripsi yang benar. Cek apakah alamat email penerima valid. Masuk ke cPanel > Email Accounts, lihat apakah kotak surat penuh. Periksa juga folder spam di akun penerima. Untuk diagnosis, gunakan fitur 'Email Deliverability' di cPanel atau cek log pengiriman. Blokir dari penyedia email penerima (seperti Gmail, Yahoo) karena reputasi IP shared server juga mungkin terjadi; laporkan ke tim dukungan.
Setelah perpanjangan domain atau pemasangan SSL, perlu waktu propagasi DNS (bisa 1-48 jam). Kosongkan cache DNS lokal di komputer dan router. Untuk SSL, pastikan sertifikat sudah terinstall di cPanel dan situs diakses via HTTPS. Arahkan ulang (force redirect) HTTP ke HTTPS via pengaturan di .htaccess atau plugin WordPress. Jika masalah berlanjut, nonaktifkan dan install ulang SSL-nya dari Dasbor.
Niagahoster
Komentar akan dipublikasikan dalam
5 menit
Tim layanan akan mengetahui laporan Anda